Alasan Unik Belajar Bahasa Inggris

dismovsin 0
Alasan Unik Belajar Bahasa Inggris

Dismovsin – Apa? Apakah belajar bahasa Inggris seperti bepergian? Ah, itu masih jauh. Bepergian itu menyenangkan sambil belajar bahasa Inggris adalah bisnis yang serius. Bagaimana bisa digabungkan?

Sekilas belajar bahasa Inggris adalah urusan yang serius, sedangkan travelling atau dikenal juga dengan travel identik dengan kegiatan yang menyenangkan. Namun, jika kita gali lebih dalam, mereka memiliki kesamaan lho. Nyatanya sangat mirip.

Seperti apa ceritanya? Jika Anda ingin tahu lebih banyak mengapa belajar bahasa Inggris itu seperti bepergian, yuk intip 3 alasan unik berikut ini.

1. Bertemu Orang Baru: Baik sedang belajar atau bepergian, Anda pasti akan bertemu orang baru dan berinteraksi dengan mereka.

Apakah Anda bepergian tetapi tidak mengenal orang baru? Aha, bisa jadi di komplek rumahmu. Itu tidak bepergian. Travelling adalah jalan-jalan atau jalan-jalan ke suatu tempat, entah Anda sudah mengetahuinya atau belum pernah menjelajahinya.

Dan bahkan lebih sedikit lagi di tempat tujuan, saat Anda melakukan perjalanan Anda akan bertemu banyak orang baru. Misalnya, orang dari kantor imigrasi saat membuat paspor atau wanita yang membeli tiket pesawat, dll. Tak perlu ragu, saat berpergian kamu akan bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang baru. Bagaimana dengan belajar bahasa Inggris?

Bahkan saat Anda belajar bahasa Inggris, Anda akan bertemu dan berinteraksi dengan orang baru. “Ah, tidak juga. Aku berinteraksi dengan teman sekelasku.” Ini berarti tidak belajar bahasa Inggris. Apa? Anda tidak menyukainya. Namun ia menjalankan tugas sebagai siswa, yaitu menghadiri kelas di sekolah.

Apa bedanya? Mengambil pelajaran dan belajar sangatlah berbeda. Jika Anda mengambil pelajaran bahasa Inggris, lakukan apa yang dikatakan guru, mengerjakan pekerjaan rumah, membaca, menulis, dll. Semuanya dilakukan karena Anda adalah seorang pelajar dan mendapatkan nilai bagus.

Sedangkan belajar bahasa Inggris adalah ketika keinginan untuk menambah ilmu dan praktek datang langsung dari diri sendiri. Bahkan, Anda akan berlatih setelah belajar bahasa Inggris untuk tujuan tertentu. Lihat perbedaan antara: mengambil pelajaran dan belajar dengan tujuan?

Jadi ketika kita serius ingin belajar bahasa Inggris, kita harus bertemu orang baru. Dari orang baru, kami belajar dan menyerap lebih banyak hal seperti aksen, ejaan, kosakata, tata bahasa, dll. Nyatanya, cara terbaik untuk menjadi baik adalah pergi keluar dan berlatih dengan orang baru. Kapan terakhir kali Anda berlatih berbicara dengan orang baru, orang asing, atau turis asing?

2. Eksplorasi hal-hal baru: Belajar bahasa Inggris ibarat bepergian saat Anda sangat penasaran dan ingin menjelajah serta menemukan jawaban atas misteri yang belum terpecahkan.

Jelas Anda akan setuju tentang hal ini. Saat bepergian, jelajahi hal-hal baru. Jelajahi tempat-tempat seru yang belum diketahui pasti. Tertawa takjub adalah hal-hal yang dikatakan para pelancong setelah mencapai tujuan mereka. Mereka tidak hanya diberi tahu, mereka senang mencoba hal-hal baru. Makanan yang tidak dicicipi secara teratur akan menantang bahasanya. Aktivitas menantang lainnya akan menjadi kado Natal yang tak terlupakan. Itulah mengapa mereka bepergian: menjelajahi hal-hal baru.

Jadi, apa hubungannya ini dengan belajar bahasa Inggris? Tenang Tenang. Kita akan bahas sekarang. Saat belajar, ada banyak hal menarik yang bisa dieksplorasi lebih jauh. Ingat, bahasa Inggris adalah bahasa baru yang juga dikenal sebagai bahasa asing. Ya, itu menuntun Anda untuk menjelajahi hal-hal yang berbeda dari bahasa ibu Anda. Semuanya benar-benar berbeda. Dari ejaan alfabet, nama objek, warna, kata sifat, tata bahasa, dan banyak lagi.

Percaya atau tidak, banyak orang cepat menyerah karena materinya terlalu aneh (biasanya mereka menyebutnya “keras”). Meski bahannya aneh, itu tidak sulit. Namanya bahasa asing, jadi pastinya materinya tidak sama dengan bahasa ibu. Mereka merasa sulit karena tidak mengerti dan belum siap berpetualang menjelajahi hal-hal baru yang lebih seru. Nah bagaimana denganmu?

3. Buat diary: belajar bahasa Inggris itu seperti travelling karena catatan-catatan kecil selama perjalanan sangat berharga jika ingin diingat kembali.

Notebook merupakan salah satu alat bantu yang dapat membantu Anda mendokumentasikan perjalanan. Pernah nonton film Narnia yang berjudul The Chronicles of Narnia: Journey of the Dawn Treader? Eustace, sepupu Lucy dan Edmund, terlibat dalam perjalanan fantasi tak terduga melalui dunia Narnia. Untungnya, dia membawa buku catatan, jadi dia tidak merasa sendirian. Anak laki-laki dengan aksen Inggris yang kuat merekam setiap kejadian dengan menulis di buku harian.

Semua pelancong melakukannya. Meski tidak semua orang menyimpan buku harian di mana-mana. Mereka merekamnya dengan alat yang berbeda. Ada yang mengabadikan setiap momen dengan kamera, yang juga membuat rekaman yang langsung diunggah ke jejaring sosial. Ini adalah bukti bahwa mereka telah pergi. Dan itu akan menjadi perangkat saat Anda melihat ke belakang.

Tidak diragukan lagi, bahkan saat belajar bahasa Inggris, Anda membutuhkan alat untuk membantu Anda mencatat semua materi dalam ingatan Anda. Ini juga bisa menjadi cara yang ampuh untuk meningkatkan keterampilan. Tulis apa pun di buku catatan pribadi. Dan konsistenlah. Buku harian ini akan menunjukkan bahwa Anda telah “bepergian” ke dunia bahasa Inggris. Ada kalanya Anda bisa tersenyum dengan cara yang lucu ketika Anda membaca ulang setelah belajar di kampung inggris kediri.